Aturan Baru Perpanjangan SIM, Warga Masih Bingung

DEPOK (Pos Kota) – Bagi pengguna kendaraan bermotor, mulai sekarang harap lebih teliti dalam memeriksa masa berlaku Surat Ijin Mengemudi (SiM). Lantaran sesuai peraturan yang baru untuk perpanjangan SIM yang telat sehari harus buat baru lagi.
Pernyataan tersebut diutarakan Kanit Regident Polresta Depok AKP Leny yang menyebutkan mulai minggu depan penerapan peraturan baru tentang perpanjangan SIM akan diberlakukan untuk Polresta Depok.
“Sesuai Surat Telegram (ST) Korlantas Polri yang dikeluarkan pada 20 April 2016 lalu, isinya masa berlaku SIM 5 tahun dan dapat diperpanjang jika masa habis berlaku SIM. Selain itu bagi SIM yang telah lewat masa berlakunya dapat diberlakukan dengan melaksanakan proses penerbitan SIM baru sesuai golongan SIM,”ungkapnya kepada Pos Kota di ruang kerja Kamis (12/5) siang.
Mantan Wakapolsek Cimanggis ini mengatakan kebijakan lama perpanjang SIM masih dapat dilakukan setelah tiga bulan masa berlaku lewat sekarang sudah tidak berlaku.
“Penerapan peraturan baru tersebut akan kita lakukan mulai pekan depan. Saat ini berdasarkan ST dari pimpinan akan disosialisasikan lebih dahulu supaya masyarakat tidak kaget dan tercengang-cengang,”paparnya.
Menurut Leny, proses pembuatan SIM sekarang sudah online. Sehingga masyarakat yang ingin membuat SIM tidak usah takut bakal memakan waktu lama karena proses penerbitan SIM baru sangat singkat.
“Untuk proses perpanjangan kita dengan sistem online hanya 10 menit. Terkecuali bagi yang membuat penerbitan SIM baru harus mengikuti beberapa ujian praktek dan teori,”ujarnya.
Belum Jelas
Sementara itu Yopi,45, warga Depok, mengaku masih bingung dengan  aturan baru soal aturan baru perpanjangan SIM. Apalagi dinyatakan bahwa kalau telah harus membuat SIM baru jika lewat masa berlakunya masih belum jelas.
“Sewaktu saya main ke Polda Metro Jaya dalam suatu acara, saya menanyakan peraturan tersebut ke salah satu petugas katanya untuk memperpanjang sim mati selama tiga tahun masih dapat diperpanjang,”paparnya kepada Pos Kota saat kunjungan ke Polresta Depok dalam buat SIM.
Masih minimnya sosialisasi terkait pemberitahuan, masih sedikit membuat masyarakat bingung. “Kalau buat baru lagi SIM dengan mengikuti ujian praktek dan teori akan bakal makan waktu dan biaya tidak sedikit,” paparnya. (Angga/win)