DiTemukannya Barang & Makanan, Minuman Tidak Layak Jual, Alias Explaid Masa tanggal Kadarluarsanya, Saat Meraziakan Pusat Perbelanjaan Indomaret


Tim Koordinasi Pembinaan Dan Pengawasan Makanan (TKP2MI) Kota Blitar menggelar razia makanan dan minuman di supermarket, minimarket, warung, dan toko pada hari Kamis (11/6). Dalam razia tersebut ditemukan puluhan makanan kadaluwarsa hingga makanan yang tidak berizin.
Terdapat 8 titik dalam razia yang dilakukan TKP2MI bersama dengan Disperindag, Pol PP, Polres, Bea Cukai, Kesra Dan YLKI. “Razia ini bertujuan untuk memberikan arahan supermarekt dan toko-toko dalam menjual makanan minuman agar tidak menjual barang yang rusak dan kadaluwarsa karena bisa membahayakan kesehatan,” terang Harni Setyorini Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Dan Penyehatan Lingkungan ( P2PL) Dinas Kesehatan Kota Blitar
Dari beberapa titik razia, Tim TKP2MI mendapatkan sejumlah susu kaleng  penyok, puluhan susu kardus berlubang dimakan tikus dan dimasuki serangga, lalu puluhan makanan kadaluwarsa hingga makanan  tidak berijin juga kedapatan masih terpajang di rak toko.
“Dari razia hari ini, kami menemukan Susu kaleng yang penyok, Susu bubuk yang kardusnya jebol hingga makanan yang sudah kadaluwarsa.  Ini berbahaya karena bisa menyebabkan bakteri masuk dan menyebabkan penyakit,” jelas Harni
Lebih lanjut Harni mengatakan, akan membawa makanan dan minuman yang tidak layak dikonsumsi untuk diamankan. Sedangkan, pihak supermarket, swalayan, warung, dan toko yang kedapatan menjual makanan dan minuman rusak dan kadaluwarsa akan mendapatkan pembinaan.
“Minggu depan,akan kami lakukan pembinaan, dan barang yang kami sita, akan dikembalikan untuk dimusnahkan,” jelasnya.(wir/jati)
Keterangan Gambar : Tim Koordinasi Pembinaan Dan Pengawasan Makanan (TKP2MI) Kota Blitar menggelar razia makanan dan minuman di supermarket, minimarket, warung, dan toko

Sumber http://www.adakitanews.com/razia-jelang-bulan-ramadhan-temukan-barang-tidak-layak-jual/