GARA2 KEMACETAN MUDIK KEMARIN DI BREBES BANYAK YANG STRESS LALU GILA!! (HOAX ATAU FAKTA?)




Ane udah seneng2 tuh ngeliat jalan Toll yang baru udah dibuat.. tapi ternyata ini jadi mudik paling parah gan dari tahun kemarin... dan dari temen2 ane yg lagi diperjalanan mereka ngeliat banyak yang orang2 yang keluar mobil sambil marah2 gitu gan, Sampah pun dibuang sembarangan.. udah gk peduli lagi mereka
Sampai2 kata temen ane ini malah jadi ladang berkah buat orang2 jualan eceran bensin gan.. Tau gak sih berapa harga premium 1 liternya... Rp 20.000 Gannn... Gimana orang2 gk stress... kayak buah simalakama gan, gk dibeli mobil gk bisa jalan, dibeli - duit thr langsung habis gan buat beli bensinnya..*update: Premium disana langka, 1 liternya sekarang...Rp 40.000 Gan !!! Sumber




1 liter premium = Rp 20.000 gan..*update, Sekarang naik 100% jadi 1 liter Rp 40.000!!

Bagaimana solusi menurut agan? btw ada yang lagi di TKP gak? Ceritakan pengalaman agan disana untuk ane masukin di page 1 ya gan
Kemacetan di jalur mudik di Brebes, Jawa Tengah, mengakibatkan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Pantura terhambat. Pedagang eceran pun menjual premium dengan harga Rp50 ribu per liter.

Arus kendaraan di jalur mudik Brebes masih padat merayap. Banyak pengendara yang mengeluhkan pasokan premium di tangki kendaraan makin menipis.Mereka pun terpaksa membeli premium di pedagang eceran. Mereka mengaku harganya lebih mahal ketimbang hari biasa.
Bambang, 45, pemudik asal Cikokol, Jawa Barat, mengaku terpaksa membeli premium dengan harga mahal di pedagang eceran. Sebab perjalanannya masih jauh yaitu Solo.

"Sepanjang jalan SPBU banyak yang kosong, selain itu ngantrenya sangat panjang. Ini terpaksa beli lima liter, satunya liternya Rp40 ribu," kata Bambang yang mengendarai mobil, Senin (4/7/2016).

Sunar, 40, pesepeda motor mengaku terpaksa membeli premium. ia tak mau kendaraannya mogok karena kehabisan bahan bakar di tengah jalan.

"Mau bagaimana lagi, daripada mogok di jalan," kata pemudik asal Tangerang itu dalam perjalanan menuju Purwokerto bersama anak dan istrinya.

Saepul, pedagang bensin, mengaku menjual 50 liter di musim mudik. Ia mengakui menjual dengan harga Rp40 ribu per liter. Harga itu jauh lebih mahal ketimbang SPBU.

“Ini masih murah mas, di tempat lain ada yang jual Rp50 ribu per liter. Saya jual tinggi karena belanjanya juga susah,” kata warga Larangan, Brebes itu.

Meskipun Saepul menjual lebih mahal dari hari biasanya, namun tetap laris manis. Karena banyaknya SPBU yang kehabisan stok karena terlambatnya pasokan akibat padatnya arus kendaraan mudik kali ini.