Inilah detik-detik mengharukan dalam pernikahan sebelum mempelai pria meninggal dunia

Menikah bersama orang yang dicintai merupakan dambaan semua orang di dunia ini.

Agar momen spesial tersebut bisa dikenang sepanjang masa, maka tidak heran jika semua pasangan mengharapkan pernikahannya berlangsung dengan meriah namun tetap khidmat. Duduk dipelaminan bersama orang yang dicintai, serta berjabat tangan dengan para tamu yang memberikan ucapan selamat akan menjadi momen yang tidak bisa dilupakan.Semu persiapan biasanya akan dilakukan dengan sempurna, rasa bahagia dan deg-degan akan bercampur aduk pada hari itu. 



Semua orang akan sibuk pada hari itu, bukan hanya kita tetapi orang yang selama ini selalu berada didekat kita pun akan merasakan kebahagiaannya. Dihari bahagia itu pun mungkin akan ada tetasan air mata, ya air mata tersebut merupakan air mata bahagia.Namun, nyatanya tidak semua pasangan bisa melangsungkan pernikahan seperti apa yang mereka inginkan. Jika pernikahan pada umumnya selalu diiringi oleh tangisan bahagia, namun berbeda halnya dengan pernikahan yang satu ini. Dimana pernikahan yang ditayangkan dalam video di bawah ini diiringi dengan tangisan haru.

Video berdurasi 3 menit 10 detik ini menayangkan sebuah pesta pernikahan namun bukan pesta pernikahan pada umumnya. Mempelai pria dan wanita pada video di bawah ini diketahui bernama Rowden dan Lazel. Mereka berdua telah merencanakan pesta pernikahannya dengan sebaik mungkin. Namun karena keadaan tidak berpihak kepada mereka, pernikahan yang telah dipersiapkan tersebut nyatanya harus gagal, hal ini disebabkan karena pengantin pria tidak memiliki banyak waktu.

Pengatin pria pada video di bawah ini diketahui mengidap penyakit yang sangat berat yakni liver stadium IV. Dalam waktu kewaktu kondisi pria ini semakin menurun. Namun, disela-sela keadaannya tersebut pria ini memiliki keinginan bahkan mungkin keinginannya tersebut merupakan keinginan yang terakhir. Ia berharap bahwa dirnya masih bisa menikahi wanita yang dicintainya.Demi memberikan yang terbaik, semua keluarga dan mempelai wanita berusaha untuk mewujudkan harapan pria tersebut. Karena keadaan pria ini terbatas, untuk itu mereka semua melangsungkan pernikahan bukan di gedung besar dengan dekorasi yang mewah, melainkan melangsungkan acara pernikahan di rumah sakit.

Waktu yang digunakan untuk mempersiapkan semua keperluan pernikahan mereka sangatlah terbatas. Namun meskipun begitu, mereka semua berusaha untuk membuat suasan pernikahan itu tetap indah dan khidmat. Meskipun pria ini tidak berdaya dan tidak bisa beranjak dari tempat tidurnya, tetapi ia tetap dirias layakya pengantin pria.

Setelah mendapatkan pemberkatan, kedua pengantin ini kemudian bertukar cincin. Saat momen ini, semua orang saling menguatkan satu sama lain dan yang hadir ikut mengabadikan serta mendo'akan pasangan pengantin baru ini. Bahkan karena tidak bisa menahan haru, mereka semua yang hadir meneteskan air mata ketika melihat pria ini berusaha untuk menguatkan dirinya dalam detik-detik terakhirnya. Mata pria ini terlihat sayu dan nafasnya mulai melemah. Meskipun begitu, ia tetap bisa tersenyum dan mengucapkan terimakasih kepada orang-orang yang ada disekelilingnya, bahkan ia juga sempat berfoto bersama dengan keluarga tercintanya.

Namun, setelah 10 jam mereka menikah, pria ini akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya. Ia memang tidak bisa lama merasakan kebahagiaan bersama sang istri, namun ia tetap bisa pergi dalam ketenangan. Kita do’akan semoga pria ini selalu mendapatkan kebahagiaan di sisi Tuhan dan bisa bersatu kembali bersama sang istri tercinta kelak.