Usai Video Polisi Aniaya Penjaga Warnet Di Youtube, Video Amatir Oknum Polisi Terima Suap Ini Bikin Medan Bergejolak !

Setelah baru-baru ini telah dihebohkan oleh rekaman CCTV yang menunjukkan oknum polisi sedang melakukan penganiayaan petugas warnet di Medan pada beberapa waktu yang lalu, kini masyarakat kembali dihebohkan dengan ulah dari polisi lalu lintas yang meminta suap pada saat melakukan razia pada hari Jumat 5 Agustus 2016.
Aksi dari kedua polisi tersebut berhasil terekam oleh video amatir warga setempat.di dalam video tersebut nampak bahwa polisi terima suap dari pengendara motor agar tidak terkena sanksi tilang.

Kini rekaman video tersebut sudah tersebar luas di dunia maya. Terkatir dengan video polisi terima suap ini, atasan kedua polisi ini akhirnya memberikan sanksi mutasi dan juga disiplin kepada oknum polisi yang menerima suap itu.

Peristiwa ini terjadi di kawasan Jalan HM Yamin, Kecamatan Medan Timur pada hari Jumat yang lalu. Di dalam video ini nampak si pengendara sepeda motor kemudian terlihat melakukan negosiasi dengan oknum polisi tersebut dan kemudian memberikan uang suap tersebut agar dirinya terhindar dari saksi tilang oleh petugas kepollisian itu.

Kemudian salah satu seorang petugas kepolisioan yang lainnya juga terlihat memberhentikan seorang pengendara sepeda motor yang lainnya yang terlihat melanggar peraturan lalu lintas.petugas polisi tersebut juga sedang malakukakn negosiasi dan memberikan uang suap kepada petugas itu agar tidak diberikan sanksi tilang.
Setelah itu video yang direkam secara amtiran ini telah diselidiki oleh pihak Kapolresta Medan. Dan hasilnya adalah kedua oknum petugas polisi tersebut telah diketahui berinisial Aiptu AN dan juga Bripka FS. Kemudian kedua oknum polisi yang menerima suap tersebut terkena sanksi berupa sanksi mutasi. Mereka akan dipindah tugaskan dari Satlantas Polresta Medan ke Polsek Kutalimbaru.
Tidak hanya itu, kedua oknum polisi ini juga terancam mendapatkan sanksi penundaan kenaikan pengkat dan tidak bisa meneruskan sekolah. Kedua oknum tersebut juga akan menjalani proses disiplin dan juga kode etik.
Sumber :http://indowarta.com/