Aa Gatot Ditahan, Film ‘DPO’ Yang Dibintanginya Batal Tayang

Malang benar nasib Gatot Brajamusti alias Aa Gatot.
Dua minggu menjelang film terbaru yang ia bintangi berjudul ‘D.P.O’ (Detachment Police Operation) tayang di layar lebar, Ia justru tertangkap akibat kasus narkoba pada 28 Agustus lalu.
Penangkapan Guru Spiritual sekaligus Aktor yang baru saja terpilih kembali sebagai Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) 2016-2021 ini, ternyata juga berimbas pada perilisan film ‘D.P.O’.
Film laga kedua yang memasang Aa Gatot sebagai bintang utama setelah ‘Azrax: Melawan Sindikat Perdagangan Wanita’ tersebut, semula dijadwalkan akan tayang mulai tanggal 15 September 2016 mendatang.
Setelah kasus ini mencuat, kini secara resmi pihak produser membatalkan penayangannya sampai waktu yang tidak ditentukan.
Kasus narkoba yang dialami Aa Gatot memang sangat kontras dengan perannya di film ini. Dalam ‘DPO’ Aa Gatot berperan sebagai Kapten Sadikin, seorang ketua tim elit Indonesia yang memberantas gembong kriminal.
DPO menceritakan Satam adalah seorang gembong kriminal yang telah lama diincar oleh Interpol. Satam sangat sulit untuk dibekuk karena Satam selalu mendirikan markasnya ditengah daerah kumuh yang padat penduduk. Para penduduk setempat dijadikan tumbal apabila pihak pemerintah berani menyerang Satam. Disaat ini Satam sedang beroperasi di Indonesia.
Sebuah tim elit Indonesia merencanakan untuk menangkap Satam. Tim elit ini terdiri dari: Kapten Sadikin yang tegas dan berwibawa, Julie yang pintar dan penuh kalkulasi, Ganta yang playboy dan menawan, Andi yang pendiam, dan Tatang yang setia kawan.
Tim elit ini merencanakan untuk menyerang Satam karena sebelumnya Interpol dan kepolisian Thailand gagal membekuk Satam. Mereka berhasil memasuki kawasan Satam. Pertarungan yang sangat menegangkan berlanjut hingga titik darah terakhir.
Berikut Sidomi tampilkan aksi Aa Gatot ‘memberantas kejahatan’ dalam trailer D.P.O :