Astagfirullah , Pasangan Suami Istri Ini Membunuh Bayinya Ketika Berebutan Sang Bayi Saat Mereka Bertengkar

Perbuatan pasangan suami istri ini benar-benar diluar nalar manusia , kenapa bisa dikatakan demikian karena berebutan bayi jetka mereka bertengkar , pasangan suami istri itu saling tark menarik sang bayi hingga mengakibatkan sang bayi perempuan itu tewas mengenaskan.

Adalah Zahra Anindditya bayi yang masih berumur 3 minggu tesebut tewas ditangan kedua orang tuanya sendiri dengan sekujur tubuhnya dipenuhi luka lebam saat ditemui di rumah sakit Graha Hermine , Batuaji pada kamis 11/8/2016 pagi sekitar pukul 07.00 WIB.


Bayi pertama pasangan Ananda Iqbal dan Siti Aisyah , warga Kavling Punggur itu tewas setelah ditarik-tarik oleh ayah dan ibunya sendiri.Kasus ini sudah dilaporkan ke MAPOLRESTA Barelang.

Informasi yang diterima oleh tim sebarkanberita.com , sebelum meninggal dunia , Zahra diketahui mendapat perlakuan kasar dari ayahnya dan ibunya sendiri.

Pada minggu 7/8/2016 lalu , saat Siti Aisyah yang merupakan warga ruli Kampung Harapan , RT 02/TW 03 Kelurahan Tanjung Guncang , Batuaji, hendak menjemput sang cucu ditempat kediaman Ananda di Kavling Punggur , namun keluarga Ananda tak terima dengan niat Siti Aisyah itu.

BACA JUGA :

Resmi, Ibu H4mil Dapat Tunjangan 1,2 Juta Dari Pemerintah, Sebarkan Agar Diketahui Para Ibu H4mil



“mereka ( keluarga Ananda ) tak mau bayi ini dibawa Siti Aisyah ke sini ” ujar Farida , adik Siti Aisyah saat dijumpai dirumah kediaman Siti Aisyah tempat dimana jenazah bayi malang itu disemayamkan.

Penolakan dari keluarga Ananda itu memicu terjadinya keributan antara Siti Aisyah dan kelurga Ananda.Mereka saling berebut bayi malang tersebut , Aksi tarik menarik antara Ananda dan Siti Aisyah pun tak terelakan.

“Ananda itu emosian , dia sempat angkat anak ini dengan posisi kepala di bawah, sambil ancam membuang bayi itu , ” ujar Farida sambil meniru ucapan Ananda.

Aksi Ananda itu di cegah oleh Siti Aisyah yang mencoba memegang tangan dan kepala bayi malang tersebut yang dalam posisi diangkat terbalik kepala dibawah oleh sang ayah.Aksi tarik-tarikan kembali terjadi dan berujung pada sakitnya si bayi malang tersebut.

” Anaknya nangis kesakitan dan Siti Aisyah langsung membawa anak ini kerumah sakit, ” kata Farida lagi.

Selama dirawat di ruimah sakit , kondisi kesehatan Zahra kian memburuk , sekujur tubuhnya muncul luka lebam dan akhirnya ia meninggal dunia kemarin pagi.

Menurut farida selama bayi itu dirawat tak seorang pun anggota keluarga Ananda yang datang menjenguk , hanya Siti Aisyah yang menemani bayi itu sendirian.

Menurut Farida aksi Siti Aisyah membawa bayi itu cukup beralasan karena selama ia hamil hingga melahirkan bayi tersebut , suaminya tidak pernah memberi nafkah.

Zahra melahirkan dirumah keluarganya namun seminggu setelah melahirkan keluarga Ananda menjemput sang bayi dan istrinya.Namun Siti Aisyah tidak bersedia ikut dengan suaminya sehingga suaminya membawa anak mereka yaitu Zahra.

Kemarin pagi saat Zahra menghembuskan nafat terakhirnhya , keluarga Siti Aisyah menyampaikan kabar duka tersebut ke pada keluarga Ananda .Namun saat keluarga Ananda datang di rumah Siti Aisyah keributan kembali pecah , kedua belah pihak saling menyalahkan dan nyaris terjadi bentrok.

Namun beruntung warga bersama perangkat RT/RW setempat berhasil melerai dan menyarankan mereka untuk melapor ke polisi jika ingin mengusut kasus tersebut.

” hampir berantam tadi mereka , makanya kami relai dan menyuruh mereka membuat laporan ke polisi ” ujar ketua RW 03 yang bernama Yanuardi.

Yanuardi membenarkan jika kematian sang bayi malang tersebut diduga karena insiden perebutan antara Siti Aisyah dan Ananda.

” informasinya memang begitu , tetapi kalau pastinya nanti ke polisi saja ” ujarnya .

Bayi malang itu sampai sore kemarin masih disemayamkan di kediaman Siti Aisyah , sementara itu keluarga Ananda tidak tampak di rumah duka. Mereka kabarnya akan saling melapor ke MAPOLRESTA Barelang.

Sumber : http://bukalagi.co.id/astagfirullah