Astaghfirullah…. Inilah Cerita Mengerikan Pengurus Jenazah Akibat Bunuh Diri

Setiap manusia atau mahluk yang bernyawa pasti akan meninggal, meskipun kapan waktunya masih menjadi misteri bagi kita. Namun satu hal yang pasti, manusia semua akan meninggal.

Tetapi banyak kasus kematian disebabkan hal yang tidak wajar, seperti dibunuh, terlibat tawuran, bahkan yang marak saat ini adaalah bunuh diri. Ya, mengakhiri nyawanya sendiri akibat berbagai alasan.
Tetapi pengurus jenazah ini menceritakan, bagaimana mengerikannya mengurus mayat yang meninggal akibat bunuh diri. Seperti apa kisah pengalaman mengerikannya? Simak di bawah ini.
Adalah pria bernama Syed Sohleh Syed Jalaluddin, menceritakan kisahnya di akun Facebook miliknya saat mengurus jenazah seorang pria yang bunuh diri akibat putus cinta.
BACA JUGA :

Inalillahi!! Bintang Film Tukang Bubur Naik Haji Wafat, Kepergiannya Mendadak, Suami Tak Punya Firasat Lihat Selengkapnya...

Awalnya, ia dengan berat hati dipanggil untuk mengurus jenazah di sebuah rumah sakit. Bersama dengan rekannya, ustaz Muhd Aidil Zainol Bahar dan tiga sahabatnya, ia langsung bergegas ke kamar jenazah.Ia pun cukup terkejut, jika korban masih sangat muda sekali sekitar 20 tahunan. Namun yang cukup mengerikannya, mayat tersebut terlihat menahan sakit yang amat sangat. Lidahnya terjulur, tangan dan kakinya menahan sakit yang amat sangat.
Bukan hanya itu saja, saat mengkafani pun darah kerap keluar dari hidung dan mulut korban, sungguh sangat pilu mengurus jenazah bunuh diri tersebut. Namun karena tugas, mereka pun melakukannya dengan sesempurna mungkin dalam mengurus jenazah.
Ia pun memberikan maklumat kepada siapa saja dalam akunnya, yang tertulis seperti ini: “Peristiwa ini masih segar di ingatan saya biarpun telah lama berlaku. Suka saya menyeru dan menitipkan pesan serta memperingati sidang pembaca agar berhati hati dalam bercinta. Carilah cinta ALLAH S.W.T dahulu nescaya ALLAH S.W.T akan mentakdirkan cinta buat kita. Sentiasa berfikiran positif dan mendekatkan diri dengan ALLAH S.W.T agar setiap tindakan kita tidak tersasar ke arah kemungkaran dan jalan yang tidak diredhai.”
Janganlah kita berpikir singkat dengan mengakhiri nyawa, karena semua ada risikonya.
“Barangsiapa bunuh diri dengan menggunakan besi, maka tangannya akan melukai perutnya sendiri dengan besi itu di neraka jahanam dan ia kekal di dalamnya selama-lamanya. Barangsiapa bunuh diri dengan cara minum racun, maka ia akan terus meminumnya di neraka jahanam dan ia kekal di dalamnya selama-lamanya. Dan barangsiapa melompat dari tebing untuk bunuh diri, maka ia akan terus terjatuh di neraka jahanam dan ia kekal di dalamnya selama-lamanya. ( HR. Muslim: 313).”
Sumber pelangimuslim.com