Awas Jangan Abaikan Info Ini! Ada Penculik Anak diindonesia, Kini ada Seorang Menyamar Jadi Penjual Es Krim. BANTU SEBARKAN BERITA INI !!!

Warga di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah sedang resah pada aksi penculikan yang menyasar anak di bawah usia. Pelaku disebut-sebut menggunakan mobil penjual es krim.

Warga waswas setelah ada bocah lima tahun bernama Lukwatun, siswi di satu taman kanak-kanak di Wonopringgo sebagai korban penculikan. Mulanya pada Selasa lalu (19/4), anak wanita Faizin (38), warga Desa Rowokembu RT 02/RW 01 Kecamatan Wonopringgo itu akan pulang dari sekolahnya.

Awas!!! Ada Penculik Bocah Menyamar Jadi Penjual Es Krim. BANTU SEBARKAN BERITA INI !!!

Ketika bersamaan ada penjual es krim keliling memakai menggunakan mobil type carry warna merah dengan bodi bertuliskan Upin Ipin. Kendaraan itu melintas di depan TK tempat Lukwatun bersekolah.

BACA JUGA : 

Mengejutkan !!! Terunkapnya Otak Pembunuhan Mirna Ternyata Suaminya Arief Sumarko Bukan Jessica,Lihat Selekapnya...

Waktu itu Lukwatun yang tidak miliki uang tiba-tiba ditawari es krim dengan cara bebrapa hanya oleh penjual.

Setelah itu Lukwatun diajak masuk ke dalam mobil dan disembunyikan dibawah tempat duduk.

Orangtua Lukwatun yang umum menjemput putrinya pulang sekolah juga kaget. Sebab, putrinya tidak ada di antara murid-murid yang keluar dari sekolah.
Hingga sore, Lukwatun tidak diketahui keberadaannya. Sampai akhirnya ada seorang pelajar membawa Lukwatun pulang ke rumah.

Kasubbag Humas Polres Pekalongan AKP Aries TH mengatakan, Lukwatun ditemukan oleh seorang pelajar di Lapangan Gemek Kedungwuni. Saat ini,, polisi tengah mengusut pelaku penculikan atas Lukwatun.

BACA JUGA : 

BIADAB! Beginilah Kehidupan MEWAH Sebenar Sami Buddha Yang Bunuh Islam Rohingya ? SEBARKAN !


“Ketika diantarkan keadaan korban dalam keadaan sehat dan tidak ada barang yang di ambil. Adapun masalah ini masih tetap dalam penyelidikan anggota, ” terangnya.

Ia mengimbau masyarakat supaya lebih waspada dalam mengawasi putra-putri mereka. “Apabila usai belajar anak supaya tetap di lingkungan sekolah sebelum orangtua datang untuk menjemput, ” pintanya.

sumber : liputan-indonesia.com