Heboh!!! Inilah Aliran Sesat di Depok, Istri Pengikut Harus Melayani Nafsu Pemimpin Berikut Penjelasanya... Bantu Share ...

Kabarnetizen.com - Warga Depok, Jawa Barat, sekarang ini diresahkan oleh munculnya aliran sesat yang mewajibkan istri dari

suami sebagai pengikutnya untuk bersetubuh dengan sang guru. Argumennya tak ada kewajiban melayani suami dan jadi mesti melayani nasfu sang guru.





Menghadapi ada gesekan didalam beberapa orang, aparat gabungan dari kepolisian dan Pemerintah Kota Depok mulai mengawasi RT 002/03 Jatimulya, Kecamatan Cilodong, Depok, lokasi di mana aliran baru bernama Amanah Keagungan Ilahi (AKI) yang di sampaikan oleh seseorang yang mengaku ustad berinisial DS, warga Tirtajaya, Depok itu eksis.
Warga sekitaran menduga DS menggunakan pengetahuan hipnotis atau gendam untuk merekrut pengikut baru. Warga yang diajak bicara oleh DS jadi luluh dan tatapannya kosong. Baca Juga : Mengejutkan! Wanita ini Setelah Melihat Pempres Anaknya Berdarah - Darah, Ternyata yang Terjadi Mengerikan

Mengadapi ada gesekan di dalam orang­orang, aparat paduan dari kepolisian serta Pemerintah Kota Depok mulai mengawasi RT 002/03 Jatimulya, Kecamatan Cilodong, Depok, tempat di mana aliran baru bernama Amanah Keagungan Ilahi (AKI) yang di ajarkan oleh seorang yang mengakui ustad berinisial DS, warga Tirtajaya, Depok itu eksis. Warga sekitaran mengira DS memakai pengetahuan hipnotis atau gendam untuk merekrut pengikut baru. Warga yang di ajak bicara oleh DS jadi luluh dan tatapannya kosong. 
Awal timbulnya aliran ini disangka berasal waktu pria berinisial DS yang datang ke kampung itu dan mulai menebarkan mengerti yang diyakininya. Awal mula satu di antara warga yaitu berinisial A juga pengikutnya. Namun selanjutnya A juga mengajak menantunya berinisial R. Setelah itu R mengajak istrinya E untuk turut serta dalam aliran itu. Anehnya setiap saat mengaji pada malam hari, rumah pemimpin aliran selalu dimatikan dan dilewatkan dalam keadaan gelap gulita. Ketua RT setempat, Hidayatullah menerangkan sebagian warganya memanglah ada sebagai pengikutaliran itu. Namun ada juga yang sudah jadi bekas atau berhenti ikut pengajian. 

Awal munculnya aliran ini didugaberawal saat pria berinisial DS yang


datang ke kampung itu dan mulai menyebarkan mengerti yang


diyakininya.

Semula
satu di antara warga yakni berinisial A juga pengikutnya. Namun lantas A juga mengajak menantunya berinisial R. Kemudian R mengajak istrinya E untuk ikut serta dalam aliran itu.

Anehnya setiap waktu mengaji saat malam hari, rumah pemimpin aliran selalu dimatikan dan ditinggalkan dalam keadaan gelap gulita.

Ketua RT setempat, Hidayatullah menjelaskan sebagian warganya memang ada sebagai pengikut aliran itu. Namun ada juga yang sudah jadi sisa atau berhenti ikut pengajian. Baca juga : 
Wahai Para Wanita ‘Kalau Sudah Bersuami , Janganlah Berlagak Masi Remaja Lagi, Hargai Suamimu Dirumah’ Karna Kamu Tak Tau Apa Yang tejadi Dengan Suami mu.

 " Masih tetap ada tiga orang yang ikut, dan tiga orang sisa apabila di lingkungan kami. Mungkin saja di luar banyak pula pengikutnya, karena pimpinannya tidaklah warga sini, " tutur Hidayatullah, Jumat (13/5/2016).


Selain itu warga juga membayar uang sedekah iuran per bln. Rp 1 juta. Alasannya, sebagai uang Salawat teratur tiap-tiap bln..

Ia memberi persoalan ini sudah dua bln. terakhir dipantau. Namun warga juga sempat peroleh intimidasi dari DS. " Info dari satu di antara kerabat yang ikuti aliran itu apabila berani mengusik aliran ini jadi akan diculik.


Share yahh...!!!

Baca Juga : Wahai Para Wanita ‘Kalau Sudah Bersuami , Janganlah Berlagak Masi Remaja Lagi, Hargai Suamimu Dirumah’ Karna Kamu Tak Tau Apa Yang tejadi Dengan Suami mu.