Mengejutkan!! Sutradara Ini Sebut Film Gatot Brajamusti Sebagai Karya Terbusuk yang Pernah Ia Kerjakan

JAKARTA - Sutradara Dedi Setiadi menggambarkan Aa Gatot sebagai sosok tak disiplin.

Bahkan ia menyebut film berjudul 'Azrax melawan sindikat perdagangan' yang diproduseri Aa Gatot sebagai film terbusuk yang pernah ia sutradarai.

Dedi mengungkapkan itu setelah kesal dirinya diperiksa penyidik terkait kepemilkan senjata api (Senpi) Aa Gatot.

"Bikin repot," kata Dedi kepada wartawan usai diperiksa di Polda Metro Jaya terkait kepemilikan senjata api.


Saking jeleknya film itu, kata Dedi, dia tak mau memasukkan film itu ke daftar film yang pernah dibuatnya.

Bahkan Dedi mengaku kesal dengan para pemain film itu, termasuk Aa Gatot. Akibat kelakuan para pemain filmnya, Dedi tak bisa mendapatkan suasana yang nyaman untuk berkarya di film itu.

"Tak disiplin pemain filmnya," kata Dedi. Bahkan ia menyebut Aa Gatot sebagai salah satu pemain film terburuk. Aa Gatot tak disiplin."Parah sekali tak disiplinnya. Datang tak tepat waktu terus," ucap Dedi. Dedi juga mengaku tidak pernah menggunakan senjata asli selama karirnya membuat film.


Lebih dari 10 film yang telah dibuatnya selalu gunakan senjata palsu. "Selama ini kalau ada adegan membawa atau menggunakan senjata, saya selalu menggunakan senjata bohongan," ujar Dedi.

Selain itu menurut Dedi, dalam film garapannya terdapat standar memperlakukan senjata, meskipun yang digunakan adalah senjata palsu.

Mulai dari izin dan pendampingan polisi. Hingga pengumpulan senjata usai syuting dilakukan.

"Kalau saya yang sutradara biasanya begitu, usai syuting senjata langsung dikumpulkan orang properti dan art director, karena meskipun bohongan, senjata tersebut berbahaya lantaran bisa disalahgunakan," paparnya.

Meski demikian Dedi mengaku tidak tahu apakah dalam syuting film Azrax tersebut senjata yang digunakan asli atau palsu.

Pasalnya bisa saja saat syuting berlangsung pemeran film menggantinya. "Saya tidak tahu dalam film Azrax, ada senjata asli yang digunakan.Tadi juga saya bilang ke polisi jika pada umumnya senjata yang digunakan dalam syuting adalah senjata palsu," paparnya.(fik/wly)