Diminta Netizen Berdakwah Tanpa Dibayar, Begini Jawaban Bijak Ustaz Yusuf Mansur

Kabarnetizen.com - Jakarta, Komentar salah seorang pengguna jejaring sosial Instagram tampaknya memantik perhatian Ustaz Yusuf Mansur.
Dalam komentarnya, netizen dengan akun @euis_estiasih meminta para ustaz, termasuk Yusuf Mansur, untuk datang berdakwah tanpa dibayar.
Netizen itu 'menantang' para ustaz untuk turun dari pusat kota ke kampung-kampung, dan desa terpencil yang belum terjamah.

Namun, netizen tersebut menuliskan kampung-kampung tersebut tidak memiliki biaya untuk mengongkosi para ustaz.
"Kalau saya tanya masyarakatnya menjawab, 'di sini mah susah neng, apalagi untuk panggil ustaz, kagak sanggup bayar, abis mahal bayarannya'. Saya sedih pak ustaz," tulis akun @euis_setiasih.
Menurut akun @euis_estiasih, sedianya di kampung tersebut banyak penghapal Al Quran.
Tapi, tambahnya, karena kurang ilmu, tidak ada yang memodali dan menggerakkan warga kampung tersebut.
"Tolong gerakkan hati ustaz-ustaz untuk mau datang ke kampung pelosok tanpa harus dibayar," tulis netizen tersebut.
Nah, bagaimana Ustaz Yusuf Mansur menjawab 'tantangan' netizen tersebut?
Di akun Instagram miliknya @yusufmansurnew, Ustaz Yusuf Mansur menjawab 'tantangan' tersebut dan memberikan solusi jitu.
Berikut jawaban Ustaz Yusuf Mansur:
Bantu saya. Jadi SYM. SejutaYusufMansur. Download aja dari Youtube.
Undang orang kampung. Rutinin setiap sabtu pagi misalnya. Siapin kacang ijo. Sarapan bareng judulnya. Atau makan malem. Yang sederhana aja. Pake nasi kebuli sama kambing guling. Hehhee. Yah, pake liwet aja. Ngeliwet. Cabe merah sama ikan teri. Sedep dah.
Abis itu, stelin pake tv. Kalo ga, pake kabel sound, colokin ke HP. Simpel. Ga pake acara2 gede. Bismillaah. Lakuin aja.
Saya punya kwn. Seorang kapolsek di Sukabumi. Apel pagi dan akhir pekan, ngumpulin semua petugas di bawahnya.
Lalu denger bareng. Liat bareng. Abis itu, diperiksa sama Kapolsek ini. Apa hasil stlh denger dan liat. Keren. Beliau skrg di Mapolda Jabar.
Sebagai ayah ibu jg bs begini. Kepsek bisa begini. Bahkan saya ada kwn. Pengelola sekolah perhotelan di Bandung.
Pernah saya share sebelumnya. Semua mahasiswa mahasiswinya diwajibin dengerin tiap pagi. 
Rekaman2nya Yusuf Mansur. Dan saya ketemu alumni2nya di berbagai hotel di berbagai negara dg izin Allah.
If there is a Will? There is Smith. Will Smith. Hehehe.
Kreatif aja brader. Kreatif aja sister. Jgn nunggu. Tp nyerang. Ga ada abisnya ngeluh mah. 
Apalagi sampe nyangka kami2 ini dibayar. Ga bener. Yg bener, ditransfer. Hehehe. Pake mobile transfernya Paytren. Hahahaha.
Nah, sekalian jadi simpul, sekalian dah jadi agen Aqudo, agen Paytren, agen BYM (Buku), agen umrah Daqu, agen Santri Indent, Simpul Sedekah, dll.
Yang ikhlas dan yang lurus. InsyaaAllah membangun ummat jd urusan kwn2 jg. Bukan hanya urusan orang lemah dan kecil macam kami.
Al Faatihah...
Tak pelak, postingan Yusuf Mansur tersebut direspon positif oleh sejumlah netizen.
Berikut komentar mereka:
sitabudhy terimakasih Ustadz @yusufmansurnew utk inspirasinya dlm dakwah di pelosok2 .. namun masalahnya apakah dipelosok dah ada yg canggih bisa youtube an?
tiffanymauly Mashaallah.. ust.YM T.O.P B.GT
muslihahmad Ya tp tetep beda tadz kalo streaming sama lgsung. Energi nya jg beda Ya sesekali ke plosok2 kan gak ada salahnya tadz