Gempar!! Lihatlah Video Parakang Makhluk Jadi-jadian Paling Mengerikan di Bugis-Makassar

Parakang dapat merubah diri jadi berbagai macam bentuk : pohon pisang, kambing, tangkai-tangkai bambu atau " ampoti ", (bhs Bugis terj : keranjang anyaman dari daun kelapa tempat bertelur ayam). Mahluk ini yaitu *seseorang yang dapat berubah-ubah jadi hewan, benda dan apa sajakah yang bentuk dan macamnya aneh serta menyeramkan, terlihat beda dengan asli (object yang ditirunya) 


Misalnya, dia beralih jadi Anjing jadi anjing hasil jelmaan manusia yang memiliki pengetahuan parakang ini beda dengan anjing betulan, perbedaannya hasil sesudah jelmaannya jadi anjing itu tidak memiliki ekor serta kaki belakangnya lebih tinggi. 

Jelmaan lainya dapat pula beralih jadi kucing, babi, kambing. serta hewan-hewan lainya. Yang membedakan dia tak memiliki ekor/buntut. 

Parakang manusia jadi-jadian tidaklah hantu juga bukanlah semacam bangsa jin atau makhluk halus namun manusia yang salah dalam sistem awal menimba/terima pengetahuan mengenai " pesugihan/kekayaan ", namun pada daerah spesifik pakkissa atau orang yang berikan cerita, narasi mengenai parakang ini terkorelasi dengan kondisi pattennung, atau orang yang bikin kain tenun berbahan ulat sutra (namun asbab narasi ini terpotong, insyaAllah bakal kami cari info silang kait pattennung ini dengan parakang), walau demikian dengan cara sebab jadi parakang ini (selain sebab terlebih dulu yang kami katakan tadi), juga banyaknya sumber menyampaikan " sesungguhnya yaitu manusia yang menuntut ajaran pengetahuan hitam untuk meraih kehidupan kekal juga hal yang terkait dengan kekayaan ". 

BACA LAGI : 

Heboh!!! Inilah Aliran Sesat di Depok, Istri Pengikut Harus Melayani Nafsu Pemimpin Berikut Penjelasanya... Bantu Share ...

Parakang sisi dari anggota orang-orang di Sulawesi Selatan, (maksud kami ada satu buah kampung yang semuanya yaitu parakang pada daerah spesifik, dan regenerasi sebab jadi hal turun-temurun. Jika orang tuanya yaitu seseorang parakang, jadi anaknya juga bakal jadi parakang seakan garis taqdir hidupnya sekian (Lupakan Hantu Sumiati, saat Melalui Ruang itu. 

Biasanya parakang di siang hari ia terlihat seperti manusia umum, cuma matanya tetaplah terlihat merah, sumber menyampaikan kalau sorot matanya memanglah buat bergidik, entahlah? ¦. , tengah saat malam hari ia bekerja berkeliaran ke kolom kolom tempat tinggal atau sesekali suatu hal berkelebat melintas di jendela tempat tinggal, dengan mencari bila kalau ada yang dapat atau mumpuni di isap rektumnya atau dalam dialektika bhs Bugis dimaksud, " ri iso pello na ". Mengenai hal/object yang begitu sukai di dekati parakang bahkan juga seakan ia tersihir mendekat di luar kesadarannya yakni ada orang sakit, atau orang yang barusan wafat, juga teridentifikasi oleh sumber menyampaikan kalau, " parakang ini begitu suka pada janin, juga bayi sebagai santapan yang paling enak. Kemestian menyantap atau menghisap rektum ini jadi seakan utang yang tidak terbayar bila tidak bisa melakukan hajatan itu, jadi bila tak menemu object manusia, alternatif lainya yaitu menghisap rektum kerbau peliharaan punya orang-orang. 
Serta hasil wawancara menyampaikan kalau si parakang ini/ke-perubahannya atau je-jadijadiannya berlangsung di luar kesadaran, dan tak pilih saat malam atau siang, hal semacam ini mencadi narasi umum di Sulawesi Selatan, jadi apabila seorang tengah diambang kematian atau sekarat, sejenis cam/siaga dari semuanya famili si sakarat sudah menghadapi menahan laju dekatnya parakang itu, untuk ia tidak menghisap rektum orang sekarat serta yang telah wafat itu, narasi mengenai ini sekali saat, ada orang yang telah wafat, tersebutlah di antara pengunjung menengok si mayat itu, namun kecolongan nyatanya yang menengok itu yaitu parakang, untung saja ia di cegat dengan cepat waktu muka orang itu beralih menegang keras serta lidahnya sudah menjulur 

fenomenal : Sistem jadi serta ke-abadian Parakang 

Bila seseorang parakang tengah sekarat dapat sebab ketuaan/hadapi sakratul maut, ia bakal tarus mengulang-ulang kata " lemba â? ¦ " (geser : bhs makassar) hingga ada seseorang dari keluarganya yang mengiyakan/ikhlas dianya terima jadi parakang. Walau ia cuma mengemukakannya didalam hati, (barulah parakang tua itu bisa hembuskan napasnya paling akhir kali/mati) aspek yang mengakibatkan ia terima/dengan menyepakati hal itu beralih kepadanya " lemba "/ikhlas terima, lebih menguasai dikarenakan oleh perasaan kasihan pada orang tuanya atau siparakang itu, sebab si Parakang itu demikian menanggung derita apabila pengetahuan itu tak beralih, bahkan juga ruhnya tidak bisa meninggalkan raganya, begitu tersiksa... 

Serta kondisi ini, sistem lemba telah jadi rutinitas untuk orang sebagai parakang itu tak dapat wafat dunia sebelumnya ada sanak keluargannya terima pengetahuan itu. iyakanlah jadi anda parakang setelah itu. 

Sedetik sebelumnya parakang
Dampak dari kondisi ini jadi pantang/pamali/pemmali,/larangan keras untuk orang lain (yang bukanlah parakang, berkunjung kerumah keluarga yang berstatus parakang (sebab ketahuan), walau sebab menghormati si object parakang sebagai status tak di sebarluaskan, 

BACA LAGI :


Asstagfirullah!! Ritual Pemuja Iblis ...Aliran Sesat, Membunuh dan Berpesta Daging Manusia


Dalam hasil pakar terawang ke-pengenalan, sekali saat mereka ditangkapi dengan memakai kurungan ayam sebagai perangkap, kondisi ini berkaitan dengan makna " parakang menyogok dengan emas " supaya jati dirinya tetaplah di rahasiakan oleh pawang itu, kadang-kadang juga orang-orang yang tahu bakal kehadiran parakang ini, kerap iseng dengan memasukkan belut/nus pada comberan tempat tinggal parakang, yang mengakibatkan ketahuannya sebagai object/parakang lantaran ia bakal mencari/menelusuri terus-terusan dimana belut/nus itu ada, sampai comberan terlihat kering karena belut itu mesti tertangkap, hal semacam ini masihlah suatu hal yang misterius untuk pelacak yang cobalah di kenali. 

- sebuah deteksi yang membetulkan penandaan dengan me-coba, cermati mata sang parakang itu?. (satu ket= bila bayang kita ada di matanya dlm kondisi terbalik berarti dia itu memanglah parakang. 

BACA LAGI :


Terungkap! Alasan Diana Pungky Ogah Jadi Jinny LagiHeboh!!!


- jika ia beralih ujud pada (terkadang malam juga siang) ia bisa mirip se- jenis anjing dengan tubuh tak berbulu, hanya apabila berlaku transformasi dari manusia ke parakang/makhluk jejadian, tentu ia bakal jadi tambah besar dan begitu kuat, (lengan serta tangan, kuku-kuku jadi keras serta panjang, dan muka jadi begitu huduh, dengan mata merah menyala, dan mulut jadi besar dengan lidah terjulur kasar dan kesat, serta barisan gigi-gigi yang demikian runcing serta tajam. 

Antisipasi atau Penangkal Parakang. 
Bila temukan parakang, umpamanya dengan bentuk pohon pisang, orang disarankan untuk memukulnya sekali atau tiga barangkali. Bila sekali jam diakui bakal membunuhnya serta tiga kali bakal membuatnya cacat. Tersebut kenapa wanita tetangga saya yang geser itu dikira parakang lantaran jalan seperti orang dengan lutut kesakitan. Menurut beberapa orang, satu malam, wanita itu tertangkap basah berwujud kambing serta dipukul dengan potongan kayu dilututnya sejumlah tiga kali. Mulai sejak saat tersebut ia jalan lewat cara yang aneh. Makhluk parakang ni memanglah manusia, namun bila mati memanglah sulit pada saat keluarga atau familinya tak ada yang ikhlas terima pengetahuan sesat tersebut_Sebagai penerus.