Mungkin Selama ini Kalian Belum Tahu Jelas Tentang Arti Kata Wallahu A'lam Bishawab Berikut penjelasanya

Arti Wallahu A'lam Bishawab

Sedikit Ilmu Yang Bisa Saya Sharing Pada Postingan Kali ini adalah tentang kalimat yang sering menjadi akhir dari diskusi atau ilmu-ilmu islam, baik dalam artikel maupun di forum-forum tertentu. dari beberapa Blog Sahabat yang Saya Kunjungi.
Arti kata Wallahu A'lam Bishawab di maksudkan bahwa, dengan mengucapkannya, berarti kita mengakui kefakiran pengetahuan kita sebagai Hamba ALLAH  yang Maha Sempurna, Kita Hanya Manusia, Tempatnya Salah Khilaf dan Lupa dan Hanya ALLAH  yang maha Mengetahui. Jadi, Arti Dari Kalimat Tersebut Adalah "dan Hanya ALLAH yang Maha Mengetahui"

Wallahu a'lam artinya "Dan Allah Lebih Tahu atau Mahatahu" sebagai penegasan bahwa kebenaran mutlak hanya dari Allah SWT.
  
ARTIKEL atau tulisan tentang keislaman biasaya diakhiri dengan kata, kalimat, ungkapan, atau istilahWallahu a’lam bish-shawabi.   

Wallahu a'lam artinya “Dan Allah lebih tahu" atau "Dan Allah Yang Maha Mengetahui". Bish-shawabiartinya "yang benar/yang sebenarnya" dari katashawabi yang artinya benar/kebenaran.

Penulisan wallahu a'lam bish-shawabi di akhir artikel itu guna menunjukkan atau menegaskan Allah-lah yang lebih tahu tentang kebenaran isu/masalah yang dibahas.

Penulisan wallahu a'lam juga menunjukkan sikap tawadhu' (rendah hati) dan pengakuan bahwa kebenaran yang dituliskan itu relatif, nisbi, karena kebenaran mutlak hanya dari Allah SWT yang Mahatahu.
 wallahu a'lam bish-shawabi

Anda yang sering atau sudah terbiasa membaca artikel keislaman, tentu sudah tidak merasa asing dengan istilah tersebut.

Cara Penulisan Wallahu a'lam
Banyak penulis yang keliru dalam penulisan wallahu a'lam, yaitu:
  1. Keliru dalam penempatan koma di atas (') setelah huruf awallahu 'alam)
  2. Keliru karea tidak menggunakan tanpa koma di atas (wallahu alam).
Penulisan wallahu a'lam yang benar adalah wallahu a'lam (menggunakan tanda koma di atas setelah huruf  a atau sebelum huruf “l”. 

Wallahu a’lam, Wallahu ‘alam, dan Wallahu alam memiliki makna yang berbeda:
  1. Wallahu a’lam artinya “Dan Allah Mahatahu/Maha Mengetahui atau Lebih Tahu”.
  2. Wallahu ‘alam artinya “Dan Allah itu alam”
  3. Wallahu alam artinya --nah, ini saya tidak tahu, apa artinya alam (alif fatah, lam fatah, dan mim).
Asal kata a'lam أعلمadalah ‘alima yang artinya tahu. Dari kata dasar ‘alima itu kemudian terbentuk kata  
  • ‘ilman (isim mashdar) yang artinya ilmu/pengetahuan
  • ‘alimun (fa’il) yakni orang berilmu
  • ma’lumun (pemberitahuan, maklumat)
  • a’lamu atau a’lam yag artinya "lebih tahu". 
Bandingkan, misalnya, dengan kata fadhola [utama] --> afdhol [lebih utama]; karoma [mulia] --> akrom [lebih mulia]; hasan [baik] --> ahsan [lebih baik]; kabir [besa] --> akbar [lebih besar/mahabesar].
Transliterasi Huruf 'Ain 
Tanda petik tunggal atau koma di atas (‘) dalam a’lam itu transliterasi bahasa Indonesia untuk huruf ‘ain (ع) dalam bahasa Arab --seperti Jum’ah, Ka’bah, Bid’ah, Ma’ruf, dan sebagainya.

Kata a’lam artinya “lebih tahu”. Jadi, kian jelas ‘kan, penulisan yang benar: Wallahu a’lam,bukan Wallahu ‘alam dan bukan pula Wallahu alam.

Tentu, kesalahan penulisan itu tidak disengaja, salah kaprah aja alias kesalahan yang sering dilakukan, secara sadar atau tidak sadar, merasa benar –padahal salah—karena tidak ada yang mengoreksi. Saya yakin, maksudnya Wallahu a’lam, “Dan Allah Mahatahu”.

Demikian Pengertian & Penulisan Wallahu A’lam Bish-Shawabi. Semoga kita berhati-hati dan kian paham.  Wallahu a'lam bish-shawabi. (http://www.romelteamedia.com).*