Parah!! Calon Mempelai Wanita Hilang Disekap Calon Suaminya Hingga Hamil Mengenaskan

Kabarnetizen.com - Masih ingat dengan IW (13) gadis remaja yang menghilang dua hari sebelum menikah.
Ia akhirnya ditemukan polisi di sebuah rumah kontrakan di daerah Jati Asih, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (4/10/2016).

IW ditemukan petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bogor.
Kepada petugas IW mengaku disekap SN (35) yang tak lain calon suaminya sendiri.
IW sendiri tidak kembali ke rumahnya dua hari sebelum pernikahan digelar.
Saat itu korban pergi bersama SN, namun hingga pernikahan dilaksanakan IW tidak kembali.
"Lebih dari empat kali digituin sama dia (SN), sekarang saya hamil satu bulan," ujar IW saat mendatangi Mapolres Bogor bersama kedua orangtuanya, Jumat (7/10/2016).IW mengaku dipaksa untuk melayani nafsu bejat pelaku dengan alasan akan dinikahi.
"Dia bilang karena mau nikah apa salahnya kalau digituin, saya juga engga boleh keluar jauh-jauh lagian saya engga tau jalan," katanya.
Dia mengaku sempat menghubungi kedua orangtuanya melalui HP.
Namun, karena HP-nya rusak sehingga komunikasi sempat terputus.
"HP saya rusak karena jatuh," katanya.
Saat ini, IW sedang menjalani pemeriksaan di unit PPA Polres Bogor didampingi orangtuanya serta kuasa hukumnya.
MenghilangSeperti diberitakan sebelumnya hampir satu bulan IW tak kunjung pulang ke rumahnya.
Gadis itu pergi meninggalkan rumahnya yang berada diCiteureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Ia pergi dua hari sebelum pesta pernikahannya berlangsung dengan seorang lelaki berusia 35 tahun, SN.
"Tanggal 2 september calon suaminya telepon dan ngajak ketemuan didekat pom bensin citeureup, terus ia dianterin ke sana sama pamannya," ujar ayah korban kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (27/9/2016).
Sejak saat itu, IW sudah tidak lagi pulang ke rumah.
Sang ayah menjelaskan, awalnya anaknya tersebut kenal dengan seorang lelaki berinisial SN, seorang mandor proyek jalan di sekitar rumahnya.
Kemudian, setelah mengenal sekitar 2 minggu, SN bermaksud untuk mempersunting putrinya untuk menjadi istri."Karena tujuannya baik saya terima, dia (SN) juga sudah memberikan uang Rp 5 juta untuk modal benja untuk hajatan," kata dia.
Tak hanya itu, keluarga IW juga sudah menyebar undangan kepada kerabat dan tetangganya untuk hadir dalam pesta pernikahan putrinya tersebut.
"Saya tunggu sampai tanggal pernikahan, tapi anak saya engga pulang-pulang. Yang kondangan juga sudah banyak," tuturnya.