Viral!! Foto Presiden Jokowi Payungi Gubernur Papua Jadi Bahan Perbincangan Netizen

Kabarnetizen.com - Ada pemandangan unik saat Presiden Joko Widodo berkunjung ke Papua.

Pemandangan unik itu terekam saat orang nomor satu di Indonesia itu memantau langsung Gardu Induk (GI) WaenaSentani di Papua.
Foto tersebut pun langsung viral dan menjadi pembicaraan para pengguna media sosial, terutama di Twitter.
Betapa tidak, dalam foto tersebut, tampak Jokowi memayungi Gubernur Papua, Lukas Enembe.
Maklum, saat itu memang kondisi lokasi gardu tersebut dan sekitarnya tengah diguyur hujan.
Jokowi terlihat mengenakan kemeja putih yang dibungkus dengan jaket berwarna hitam.
Sementara, Lukas Enembe mengenakan kemeja putih polos.
Tampak, Lukas tengah menoleh ke kanan, sementara Jokowi melihat ke arah Lukas.
Dalam foto tersebut, selain Jokowi dan Lukas Enembe, terlihat pula Menteri Badan Usaha Milik Negara, Rini Soemarno.
Foto tersebut salah satunya diunggah oleh pengguna akun Twitter @sahal_AS.
"Suka dgn foto ini: seorang presiden yg memayungi bawahannya..." kicaunya.
Selain viral, foto tersebut juga ramai dikomentari para pengguna media sosial.
Seperti komentar pengguna Twitter dengan akun @yoely_niez yang mengatakan: "Kebalik hrusnya presiden dipayungi olh gubernur ini mah gubernur dipayungi presiden".
Ada pula yang berkomentar: "blm pernah lihat ada Presiden RI seperti ini. Semoga P. @jokowi sehat selalu."
Namun, ada pula yang berkicau Jokowi memayungi Lukas dan Rini lantaran memiliki postur tubuh yang lebih tinggi ketimbang mereka berdua.
"Bukan gitu, sebelah dua2nya lebih pendek..kalo mereka yg megang bukannya nanti @jokowi malah merunduk2, lucu dong haha," cuit akun @HansOttawa2012.
"@yustihutabarat @sahaL_AS simpel..yg baju putih yg paling tinggi jelas yg harus pegang payungnya," kicau @558Elisa.
Kunjungan Jokowi ke Papua
Presiden Joko Widodo meresmikan enam proyek listrik Papuadan Papua Barat, di Gardu Induk PLN Weina, Jayapura, Senin (17/10/2016).
Jokowi berharap dengan infrastruktur listrik yang terus bertambah, seluruh kebutuhan listrik provinsi Papua dan PapuaBarat bisa selesai pada 2019.
Awalnya, Dirut PLN Sofyan Basir dan Gubernur Papua Lukas Enembe mengatakan, kebutuhan listrik seluruh Papua bisa tercukupi pada 2020. Namun, Jokowi langsung meminta target tersebut dipercepat.
"Saya sampaikan, saya enggak mau 2020, saya minta 2019 seluruh kecamatan sudah terang semua. Masa lama sekali," kata Jokowi yang langsung disambut tepuk tangan warga.
Jokowi lalu menanyakan kenapa PLN dan Pemda setempat memasang target 2020.
Alasan yang disampaikan, medan di Papua cukup berat.
Jokowi menyadari hal itu karena dia juga sudah beberapa kali mendatangi berbagai daerah di Papua seperti Wamena Nduga, Yahokimo dan Timika.
"Medannya berat saya tahu, tapi jangan diundur-undur," ucap Jokowi.
Adapun enam infrastruktur kelistrikan yang diresmikan Jokowi hari ini yakni:
1. Pembangkit Listrik Tenaga Air Orya Genyem 2 x 10 MW 
2. Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro Prafi 2 x 1, 25 MW 
3. Saluran Udara Tegangan Tinggi 70 kilo Volt Genyem – Waena – Jayapura sepanjang 174,6 kilo meter sirkit 
4. Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 70 kilo Volt Holtekamp - Jayapura sepanjang 43,4 kilo meter sirkit
5. Gardu Induk Waena – Sentani 20 Mega Volt Ampere 
6. Gardu Induk Jayapura 20 Mega Volt Ampere
Sofyan Basir mengatakan, Keseluruhan total proyek mencapai Rp 989 miliar.
Dengan beroperasinya enam infrastuktur kelistrikan ini, PLN mampu melakukan penghematan pemakaian BBM hingga Rp 161 miliar per tahun.