Catat Ya! Ini 10 Peristiwa Langit yang Bakal Terjadi Sepanjang November 2016


Kabarnetizen.com - Beberapa peristiwa langka bakal terjadi di langit sepanjang November 2016 ini.

Seperti dirilis situs National Geographic, beberapa peristiwa langka di langit itu seperti supermoon, hujan meteor, hingga munculnya Saturnus.

Berikut 10 peristiwa langka di langit sepanjang November 2016.

2 November 2016
Sekitar satu jam setelah matahari terbenam, akan muncul bulan sabit menggantung di atas Saturnus.

Pasangan kosmik itu akan muncul kurang dari tiga derajat, atau kurang dari lebar tiga jari tengah Anda.

Berbarengan dengan munculnya dua benda langit itu, juga akan terlihat cerahnmya Planet Venus.

5 November 2016
Setelah matahari terbenam, selama dua hari di barat akan terlihat bulan sabit bersama planet merah.

Satelit alami bumi itu akan terlihat bersama Planet Mars, dan hari berikutnya juga terlihat hal serupa, namun dalam posisi bulan telah menjauh.

11 November 2016
Sejak tengah malam hingga pagi hari berikutnya, akan terjadi puncak hujan meteor.

Meteor individu tampaknya memancar dari konstelasi rasi bintang Taurus, yang akan berlangsung selama beberapa jam.

Diperkirakan, sekitar 10-15 bintang akan jatuh selama satu jam, dan mengalami peningkatkan menjelang pagi.

14 November 2016
Peristiwa langka yang diperkirakan hanya terjadi dalam 7 dekade terkahir adalah munculnya supermoon.

Peristiwa yang disebabkan jarak bulan dan bumi yang sangat dekat itu, akan menjadi purnama terbesar dan terdekat dengan Bumi sejak 1948, sehingga pemandangan yang benar-benar indah untuk dilihat.

15 November 2016
Larut malam pada 15 dan 16 November 2016, bintang raksasa merah Aldebaran akan terlihat berada di dekat ‘mata banteng’ konstelasi rasi bintang Taurus.

Penampakannya benar-benar seperti membuat rasi bintang Taurus (banteng) menjadi sosok menakutkan.

Aldebaran berada 67 tahun cahaya dari Bumi.

16 November 2016
Sejak tengah malam hingga pagi 17 November 2016, akan terjadi peristiwa hujan meteor Leonid tahunan.

Sebanyak 10-20 bintang jatuh per jam. Meteor individu akan muncul berasal dari konstelasi rasi bintang Leo, yang bisa terlihat di langin bagian timur.

18 November 2016
Saat ini, lihatlah ke arah timur saat larut malam. Akan terlihat bintang besar klaster terkenal Beehive yang juga dikenal sebagai Messier 44.

Kalau menggunakan teropong bintang, Anda dapat melihat penampakan langka dari bintang yang terletak 610 tahun cahaya dari Bumi itu..

21 November 2016
Melihat ke arah langit tenggara di sebelah konstelasi jantung rasi bintang Leo pada pagi hari, akan tampak bintang besar dan terang Regulus.

Kecerahannya dapat dilihat menggunakan mata telanjang.

Penampakannya hanya berjarak sekitar lebih dari satu derajat.

23 November 2016
Saat ini sebuah tantangan terbesar bagi pengamat perbintangan, menggunakan teropong untuk mencoba dan melihat samar Saturnus berada di samping Mercury.

Pasalnya, kedua planet itu akan muncul pada siang hari, sehingga sulit menemukan mereka akibat silau matahari terbenam.

Namun, untuk menemukannya, Anda bisa mencarinya di sebelah barat daya.

25 November 2016
Sekitar satu jam sebelum matahari terbit, di sebelah tenggara akan muncul bulan sabit tipis menggantung di bawah ‘raja dari semua planet’ Jupiter.

Kemunculan dua benda langit itu akan sangat mencolok, karena mereka akan muncul kurang dari dua derajat, sama dengan rentang waktu hanya empat disk lunar di langit.

Berbagai penampakan benda langit sepanjang November 2016 tersebut dijamin bakal memuaskan para pencinta perbintangan. Namun dengan catatan, saat itu langit sedang cerah. (*)
Penulis: Muhammad Yamani
Editor: Muhammad Yamani
Sumber: Banjarmasin Post