Koordinator Aksi Tolak Ahok di Kebun Jeruk Ancam Bunuh Ahok Secepatnya Bila Tidak di Penjarakan


JAKARTA – Peristiwa mengejutkan mewarnai aksi blusukan Basuki Tjahaja Purnama hari ini (2/11). Kedatangannya mendapat penolakan warga kompleks Pasar Rawa Belong, Kelurahan Sukabumi Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Ahok bahkan dievakuasi dengan menggunakan angkot unttuk menghindari warga yang menolak kedatangannya.
Tak hanya mengusir, koordinator aksi penolakan Ahok di Kebun Jeruk bahkan mengancam bunuh Ahok. Hal tersebut terlihat melalui video singkat yang beredar di Twitter malam ini, Rabu (2/11).
“Ane minta kalau calon gubernur nomor urut dua masuk Kebun Jeruk, jangan dikawal, lepasin aja. Gue kasih satu miliar untuk bunuh Ahok. Ada satu miliar di tangan gue akan kukasih bagi yang bisa bunuh Ahok. Ingat ya gue kasih satu miliar!” begitu sorakan koordinator aksi yang mengaku sebagai penduduk pertama di Rawa Belong.
Video tersebut diunggah oleh akun @ulinyusron. “Provokator di Kebun Jeruk mengancam bunuh Ahok dan pendukung cagub nomor dua dengan iming-iming hadiah 1 miliar,” tulis Ulin.
(ra/pojoksatu)